Posted by: p2kafe on: June 18, 2008
Email kiriman Ririen (rekan wartawati di Harjak, yang sekarang jadi calon diplomat Deplu) lewat milis Harjak dan Sekdilu. Kocag neh..
Cerai:
Bentuk kalimat masa depan (future tense) dari ‘Menikah’
Rokok:
Tembakau yang digulung dengan kertas dengan api di ujung yang satu dan seorang bodoh di ujung yang lain.
Kuliah:
Seni memindahkan informasi dari buku catatan dosen ke buku catatan mahasiswa tanpa melalui otak kedua belah pihak.
Konferensi:
Kebingungan seseorang dikalikan dengan jumlah peserta.
Ruang Konferensi:
Sebuah tempat dimana semua orang bicara, tidak seorangpun mendengar, dan sesudahnya setiap orang bilang tidak setuju.
Komite:
Individu-individu yang tidak bisa melakukan apa-apa secara individu dan duduk untuk memutuskan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan secara bersama-sama.
Kantor:
Sebuah tempat dimana kamu bisa rileks setelah menjalani hidup rumah tangga yang berat.
Menguap:
Satu-satunya waktu dimana sebagian dari para suami bisa membuka mulutnya.
Kompromi:
Seni membagi kue dengan cara tertentu sehingga tiap orang percaya bagiannyalah yang paling besar.
Air mata:
Tekanan hidrolis yang dengannya kekuatan tekad yang maskulin dikalahkan oleh kekuatan air yang feminin.
Klasik:
Sebuah buku yang dipuji orang-orang, tapi tidak dibaca.
Senyum:
Sebuah garis melengkung yang bisa meluruskan banyak hal.
Dst. :
Sebuah tanda yang membuat orang lain percaya kamu tahu lebih banyak daripada yang sebenarnya.
Pengalaman:
Sebutan yang diberikan para pria untuk kesalahan-kesalahan nya.
Bom Atom:
Penemuan yang mengakhiri semua penemuan.
Diplomat:
Seseorang yang mengatakan kepadamu “Go to hell!” dengan cara sedemikian memikatnya hingga kamu benar-benar merasa ingin ke sana .
Oportunis:
Seorang yang akan mulai mandi kalau dia tidak sengaja terjatuh ke dalam sungai.
Optimis:
Seorang yang ketika sedang melayang jatuh dari puncak Monas masih bisa bilang, “Lihat kan . Aku masih belum terluka”
Kriminal:
Seseorang yang tidak beda sama sekali dengan semua orang, kecuali bahwa dia tertangkap.
Boss:
Seorang yang datang cepat ketika kamu terlambat, dan nongol siang ketika kamu datang lebih pagi.
Politisi:
Seorang yang mgnguncang-guncang genggaman tanganmu sebelum pemilihan dan mengguncang- guncang keyakinanmu sesudahnya.
Dokter:
Seseorang yang membunuh sakitmu dengan pil, lalu membunuhmu dengan tagihan.
Cantik/tampan:
Di saat seorang pria/wanita berwajah biasa saja berjalan beriringan dengan orang orang jelek
Kalkulator:
Alat yang membantu kita agar tidak terlalu sering menggunakan kecerdasan kita untuk berhitung
Kendaraan:
Alat untuk mempercepat diri kita untuk disuruh dan dimarahi bos di kantor
Telpon:
Sebagai alibi suami bahwa hubungan jarak jauh tidak akan jadi masalah
Handphone:
Alat pembantu suami untuk berkomunikasi dengan istrinya ketika dia sedang kencan dengan wanita lain
[...] thanks to : original post here [...]
July 15, 2008 at 2:36 pm
boss ane nyontek dikit yah …
thanks buat hiburannya broo..
nih hasilnya :
http://peyank.wordpress.com/2008/07/15/kamus-baru-bahasa-indonesia/